Huruf Hiragana Bahasa Jepang

Huruf Hiragana dan Katakana Bahasa Jepang

Diposting pada

Sebagai langkah awal untuk mempelajari bahasa jepang, kamu perlu mengetahui huruf hiragana dan katakana. Karena kedua huruf inilah yang banyak digunakan di Jepang, tentu saja selain huruf kanji ya. Lalu apasih huruf hiragana dan katakata itu, apakah berbeda dengan alfabet yang biasa digunakan di Indonesia?.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan beberapa hal tentang huruf hiragana dan katakana. Yang perlu kamu ketahui, kedua huruf ini memiliki cara baca yang sama, hanya saja bentuk atau jenis hurufnya saja yang berbeda. Sebagai permulaan, saya akan menjelaskan secara singkat penerapan huruf hiragana dan katakana dalam bahasa jepang.

Huruf hiragana biasa digunakan untuk kosakata atau dalam bahasa jepang disebut Kotoba yang berasal dari Jepang. Sementara katakana biasanya digunakan untuk kosakata serapan dari bahasa asing. Misalnya, digunakan untuk menuliskan nama orang asing, atau bahasa inggris ke dalam bahasa jepang itu sendiri. Tetapi pada kenyataanya, huruf katakana juga sering digunakan untuk menulis tagline atau frasa singkat. Saya sering menemui kosakata asli Jepang tetapi ditulis menggunakan huruf katakana, lantas saya sering bertanya tanya kenapa bisa demikian. Ternyata itu untuk menonjolkan kosakata tertentu, sehingga pembaca akan lebih tertarik. Karena kosakata dalam huruf hiragana, biasanya juga bisa ditulis dalam huruf kanji jepang.

Tetapi sesuai dengan fokus pada pembahasan kali ini, dimana kita akan belajar tentang huruf hiragana dan katakana. Maka dari itu langsung saja kita pelajari melalui tabel dibawah ini.

Huruf Hiragana

Huruf Hiragana Bahasa JepangTabel diatas menjelaskan tentang huruf hiragana dasar, kenapa disebut huruf dasar? karena beberapa huruf memiliki cara baca berbeda jika kita menambahkan tanda tertentu. Huruf tersebut akan mengalami perubahan cara baca jika kita memberikan tanda Tenten (“) dan Maru (o), dimana kamu akan dapat mempelajarinya pada tabel berikut ini.

Huruf Hiragana Bahasa JepangPada tabel diatas kamu akan menemui beberapa huruf dengan cara baca yang sama, misalnya saja Ji. Untuk membedakan kapan kamu menggunakan じ dan ぢ, saya akan menjelaskannya sedikit. Pada dasarnya Ji akan ditulis menggunakan じ karena memang itu aturan utamanya dalam bahasa jepang. Tetapi jika dalam suatu kosakata menyebutkan suku kata Chi dan diikuti Ji, maka kamu bisa menggunakan Ji dari huruf ぢ. Misalnya saja ちぢむ yang berarti menyusut.

Selain perubahan karena menggunakan Tenten dan Maru, berikut ini juga perubahan cara baca huruf hiragana jika terjadi penambahan huruf.

Huruf Hiragana Bahasa JepangAturan khusus ketika menuliskan huruf diatas adalam huruf tambahannya harus lebih kecil dan jaraknya tidak boleh terlalu jauh dari huruf sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan dalam cara membaca huruf hiragana tersebut. Selain itu, beberapa huruf diatas juga memiliki cara baca yang berbeda jika diberikan tanda Tenten dan Maru.

Huruf Hiragana Bahasa JepangPada tabel diatas juga ditemui cara baca huruf hiragana yang sama, tetapi kembali lagi pada aturan yang sudah saya jelaskan pada pembahasan diatas.

Huruf Katakana

Huruf Katakana Bahasa Jepang

Pada tabel diatas, kamu bisa melihat bahwa huruf katakana memiliki cara baca yang sama dengan huruf hiragana. Tidak ada perbedaan menonjol selain pada bentuk hurufnya.

Huruf Katakana Bahasa JepangSama seperti pada huruf hiragana, pada huruf katakana pun terdapat huruf yang memiliki cara baca yang sama. Tidak ada aturan khusus pada huruf katakana, karena huruf katakana lebih banyak digunakan untuk kata serapan dari bahasa asing.

Huruf Katakana Bahasa JepangPada huruf katakana ini, penggunakan huruf dengan penambahan huruf lain akan sering kita temui di buku bahasa jepang maupun dalam kehidupan di Jepang. Karena ini akan berkaitan langsung dengan istilah asing termasuk nama seseorang.

Huruf Katakana Bahasa Jepang

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, bahwa pada huruf katakana ini akan lebih sering ditemui. Tetapi tidak hanya huruf diatas, huruf katakana ini terbilang lebih istimewa karena ada beberapa penambahan huruf yang tidak terdapat pada huruf hiragana. Kamu bisa langsung mempelajarinya pada tabel berikut ini.

Huruf Katakana Bahasa JepangPenggunaan huruf diatas biasanya digunakan untuk nama orang asing, karena seperti yang kita ketahui bahwa nama orang Indonesia atau negara selain Jepang banyak yang menggunakan huruf yang tidak terdapat pada huruf hiragana. Lantas ketika nama tersebut ingin diubah ke dalam bahasa jepang menjadi agak tricky. Bahkan saya sering menemui orang Jepang pun kesulitan ketika membaca nama orang asing dengan huruf diatas.

Aturan Penulisan Huruf Hiragana dan Katakana dalam Bahasa Jepang

Terakhir saya ingin menyampaikan tentang aturan penulisan huruf hiragana dan katakana.

Penulisan Konsonan Double

Dalam bahasa jepang terdapat beberapa kata yang memiliki konsonan double. Lalu bagaimana cara menulisnya dalam huruf hiragana dan katakana? Berikut adalah penjelasan singkatnya.

Sekolah : がっこう (Gakkou)

Sebentar : ちょっと (Chotto)

Tiket : チケット (Chiketto)

Tempat Tidur : ベッド (Beddo)

Pada contoh diatas, kamu bisa melihat bahwa kosakata dengan konsonan double dapat ditulis dengan huruf Tsu kecil (っ). Ketika kamu menambahkan huruf tersebut sebelum suku kata, maka suku kata setelahnya akan dibaca double. Aturan pada huruf katakana pun sama, dimana menggunakan huruf Tsu kecil (ッ).

Penulisan Huruf Vokal Double

Pada huruf katakana, jika terdapat huruf vokal yang sama dengan huruf vokal pada suku kata sebelumnya, maka kamu cukup menambahkan tanda Choonpu (長音符) yang ditulis dengan simbol ー.

Kopi : コーヒー (Koohii)

Taksi : タクシー (Takushii)

Tata Cara Penulisan Huruf Hiragana dan Katakana

Pada kesempatan berikutnya, saya akan membahas materi bunpou atau pola kalimat yang bisa kamu pelajari juga pada laman di website ini. Dengan mempelajari pola kalimat, kamu akan dapat mengembangkan bahasa jepang kamu ke level berikutnya.

Cukup sampai disini pembahasan kita tentang huruf hiragana dan katakana bahasa jepang, semoga apa yang disampaikan mudah dimengerti dan bermanfaat untuk pembaca. Sampai bertemu di pembahasan bahasa jepang berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *